0561 678 3449 / 0561 678 3450
0561 678 3450
0561 678 3450
Hubungi Kami
RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie
@rsud_ssma
  • BPJS Kesehatan Cabut Tiga Peraturannya tentang Layanan Persalinan, Katarak dan Fisioterapi

  • Rumah Sehat

  • Cara Penggunaan Masker yang baik dan benar

  • Diet untuk Penderita Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis

  • Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional


Temukan Dokter
: - :
Berita & Event

Wednesday | 2019-05-29 11:14:10
Friday | 2019-05-03 13:57:29
Tuesday | 2019-04-30 10:41:08
Thursday | 2019-04-25 09:25:58
Friday | 2019-04-12 11:32:52
Penyuluhan "Kejang Demam pada Anak"
Tuesday 2018-06-05 11:17:13 Bagikan ke Share to Facebook Share to Tweeter


Unit PKRS RSUD Sultan Syarif Mohamad alkadrie Pontianak kembali menyelenggarakan kegiatan rutin penyuluhan kesehatan pada pengunjung rawat jalan RSUD Pontianak. Hari ini (4/6) penyuluhan kesehatan dengan topik mewaspadai gejala kejang-kejang dan demam pada anak dilakukan oleh dokter muda peserta program Coass di RSUD Pontianak. Penyuluhan dilakukan di depan ruang tunggu Poliklinik Anak.

Pada penyuluhan kesehatan tersebut, dokter memulai penjelasan pada penyebab terjadinya demam pada anak. Demam pada anak dapat disebabkan batuk, sakit tenggorokan, sakit telinga, infeksi saluran kemih, dan infeksi saluran pernafasan. Namun jika demam pada anak disertai gejala kejang-kejang, maka orang tua perlu mewaspadainya. Gejala kejang yang menyertai demam pada anak memang merupakan gejala yang umumnya ditemukan pada anak yang demam. Gejala kejang pada anak biasanya berupa mata mendelik, kaku kelojotan, lidah tergigit, yang tentunya kondisi demikian cukup membuat panik orang tua.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Kejang demam adalah kejang yang terjadi secara mendadak, yang dapat disebabkan infeksi bakteri, atau virus, semisal infeksi saluran pernafasan atas. Gejala kejang seringkali menyertai demam tinggi pada anak, namun belum diketahui pasti alasan demam bisa menimbulkan kejang, diduga bahwa kadar suhu demam yang teramat tinggi memungkinkan anak mengalami kejang-kejang, dan tingkat kekejangan juga bergantung pada kemampuan anak dalam menerima suhu panas ketika demam.   

Sebagai langkah pencegahan dan penanganan pertama jika terjadi kejang demam pada anak, maka para orang tua dapat melakukan beberapa hal seperti berusaha menurunkan panas demam anak terlebih dahulu, bisa menggunakan obat-obatan penurun panas semisal paracetamol. Banyak dikhawatirkan kejang demam akan mengarah pada epilepsi, namun kasus epilepsi pada anak yang mengalami kejang demam terjadi pada kurang dari 5%, dan biasanya pada anak umur 5-6 tahun atau lebih, kejang demam akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia, terkecuali jika kejang demam disertai hilangnya kesadaran anak, dan lebih banyak tidur, maka sebaiknya segera di konsultasikan kepada dokter karena dikhawatirkan akan mengarah pada terjadinya penyakit ensefalitis (radang otak).

Sumber : http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak.




























BERANDAPROFILEPELAYANANPROMOSI & KEGIATANFASILITASPENGADAANMitra Kerjasama
Copyright © 2014 Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak