0561 678 3449 / 0561 678 3450
0561 678 3450
0561 678 3450
Hubungi Kami
RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie
@rsud_ssma
  • Jenis Pelayanan Kesehatan di RSUD Kota Pontianak

  • Cegah Si Manis yang Berujung Kronis (Diabetes Perspektif Teori Perilaku)

  • Rumah Sehat

  • Cara Penggunaan Masker yang baik dan benar

  • Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional


Temukan Dokter
: - :
Berita & Event

Tuesday | 2019-08-13 11:45:26
Saturday | 2019-08-12 08:24:50
Sunday | 2019-08-11 05:27:21
Thursday | 2019-08-08 14:50:40
Thursday | 2019-08-08 12:58:07
Diet untuk Penderita Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis
Wednesday 2019-03-06 14:12:01 Bagikan ke Share to Facebook Share to Tweeter


Diet untuk Penderita Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis

Diet dalam pengertiannya adalah aturan makanan khusus untuk kesehatan dan sebagainya. Diet yg dimaksud disini adalah aturan makan yang diberikan pada pasien bila penurunan fungsi ginjal tahap akhir dengan hasil tes kliren kreatinin < 15ml/menit membutuhkan terapi hemodialisis.

 

adapun tujuan dari diet ini adalah sbb :

 

  • mencukupi kebutuhan zat gizi sesuai kebutuhan pasien agar status gizi optimal
  • menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit
  • menghindari terjadinya penumpukan produk sisa metabolisme protein
  • pasien mampu melakukan aktivitas normal sehari-hari

 

kemudian terdapat syarat yang harus dipenuhi dalam diet ini, antara lain :

 

  • energi 30-35kkal/kg BB ideal / hari
  • protein 1,1-1,2gr/kg BBI/hari, 50% protein hewani dan 50% protein nabati
  • kalsium 1000mg/hari
  • batasi garam, terutama apabila ada penimbunan air dalam jaringan tubuh (edema) dan tekanan darah tinggi
  • kalium dibatasi terutama bila urin kurang dari 400ml atau kadar kalium darah lebih dari 5,5mEq/

 

Pengaturan Makanan

 

Dalam implementasinya, ada beberapa aturan yang harus diikuti dalam menjalankan diet ini. adapun aturan-aturan tersebut dapat digolongkan kedalam bahan makanan yang dianjurkan serta bahan makanan yang harus dibatasi.

 

Bahan makanan yang dianjurkan :

 

  • Sumber karbohidrat : dapat berupa nasi,roti putih,mie (tidak termasuk mie instan), macaroni, sphagetti, sagu, lontong, bihun, jagung, makanan yang dibuat dari tepung-tepungan, gula, madu, sirup, jam, permen, dll.
  • Sumber protein : bisa di didapat dari telur, ayam, daging, ikan, hati, susu, skim, susu full krim, es krim, yoghurt, kerang, cumi, udang, kepiting, lobster (sesuai anjuran).
  • Buah-buahan : nanas, pepaya, jambu biji, sawo, pear, strawberry, apel, anggur, jeruk manis, dll. jumlah disesuaikan dengan anjuran.
  • Sayur-sayuran : ketimun, terong, tauge, buncis, kangkung, kacang panjang, kol, kembang kol, selada, wortel, jamur dll. jumlah juga disesuaikan anjuran.

 

Bahan makanan yang dibatasi :

 

  • Bahan makanan tinggi kalium bisa hyperkalemia (kadar kalium pada darah lebih tinggi dari kadar normal).
  • Alpukat, pisang, belimbing, durian, nangka, daun singkong, paprika, bayam, daun pepaya, jantung pisang, kelapa, kacang tanah, kacang hijau, kentang, ubi, singkong, pengganti garam yang menggunakan kalium.
  • Air minum dan kuah sayur yang berlebihan (takaran dibatasi sesuai anjuran saja).

 

dalam bahan makanan yang terdapat kalium, dapat dikurangi dengan cara sebagai berikut :

 

  1. cuci sayuran, buah, dan makanan lain yang telah dikupas dan dipotong-potong.
  2. rendam bahan makananan dalam air hangat yang banyak selama 2 jam.
  3. air dibuang dan bahan makanan dicuci pada air mengalir selama beberapa menit.
  4. setelah itu masaklah bahan makanan tsb. lebih baik lagi jika air yang digunakan untuk memasak banyaknya 5 kali bahan makanan.

 

Ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan dalam diet ini, antara lain :

 

  • makanlah secara teratur (porsi kecil tapi sering demi memenuhi kebutuhan tubuh).
  • untuk meningkatkan nafsu makan, hidangkan makanan dalam bentuk menarik, diupayakan sesuai kesukaan (disarankan untuk disajikan selagi hangat agar mengurangi/mengantisipasi mual).
  • untuk membatasi banyaknya jumlah cairan, masakan lebih baik dibuat dalam bentuk tidak berkuah (misal: ditumis, kukus, panggang, dibakar, digoreng).
  • bila ada edema, tekanan darah tinggi, perlu mengurangi garam dan menghindari bahan makanan sumber natrium lainnya (cth: minuman bersoda, minuman kemasan yang diawetkan selain air mineral, kaldu instan, ikan asin, telur asin, makanan yang diawetkan, vetsin, bumbu instan).
  • makanan tinggi kalori seperti sirup, madu, permen, dianjurkan sebagai penambah kalori, sebaiknya tidak diberikan dekat waktu makan (sebelum makan) karena dapat mengurangi nafsu makan.
  • untuk meningkatkan cita rasa, gunakanlah lebih banyak bumbu-bumbu seperti bawang, jahe, kunyit, salam, dll.

 

demikian uraian diet untuk penderita gagal ginjal kronis dengan hemodialisis. pada dasarnya diet ini dibuat/dianjurkan sebagai panduan/pengetahuan. tetap konsultasikan penerapan diet dengan ahli agar penerapan diet ini sesuai tujuan agar pasien penderita gagal ginjal kronik memiliki kualitas hidup yang optimal, serta mampu menjalani aktivitas sehari-hari seperti orang normal.

 

"Agar kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik dengan hemodialisis optimal maka makanlah mengikuti anjuran diet dan lakukan hemodialisis dengan teratur."




























BERANDAPROFILEJENIS PELAYANANFASILITASJURNAL KESEHATAN DAN KEDOKTERANREGULASIPROMOSI & KEGIATANPENGADAAN
Copyright © 2014 Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak